Tentang EAFM

Dit. Sumber Daya Ikan

Cikal bakal KKP berawal dari Keputusan Presiden No.355/M Tahun 1999 tanggal 26 Oktober 1999 dalam Kabinet Periode 1999-2004 mengangkat Ir. Sarwono Kusumaatmaja sebagai Menteri Eksplorasi Laut, kemudian diikuti dengan pembentukan Departemen Eksplorasi Laut (DEL) melalui Keputusan Presiden Nomor 136 Tahun 1999 tanggal 10 November 1999. Selanjutnya dilakukan penggantian nomenklatur DEL menjadi Departemen Eksplorasi Laut dan Perikanan (DELP) melalui Keputusan Presiden Nomor 147 Tahun 1999 tanggal 1 Desember 1999. Tahun 2009 berubah menjadi Kementrian Kelautan dan Perikanan sesuai dengan Peraturan Presiden No. 47 tahun 2009. Menteri Kelautan Perikanan sekarang adalah Sharif C. Sutardjo.


 

Direktorat Sumber Daya Ikan

Direktorat Sumber Daya Ikan sebelumnya bernama Direktorat Sumber Hayati dibawah Direktorat Jenderal Perikanan, Departemen Pertanian.  Setelah dibentuk Departemen Eksplorasi Laut (DEL) melalui Keputusan Presiden Nomor 136 Tahun 1999 tanggal 10 November 1999, Direktorat Sumber Daya Ikan menjadi salah satu unit eselon II pada Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor Per.15/Men/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan Dan Perikanan, Pasal  129 disebutkan bahwa Direktorat Sumber Daya Ikan mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma,  standar, prosedur, dan kriteria, serta pemberian bimbingan teknis, dan  evaluasi di bidang sumber daya ikan. Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 129, Direktorat Sumber Daya Ikan menyelenggarakan fungsi: 

a. penyiapan perumusan kebijakan di bidang sumber daya ikan; 
b. penyiapan pelaksanaan kebijakan di bidang sumber daya ikan; 
c. penyiapan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang sumber daya ikan; 
d. pelaksanaan bimbingan teknis di bidang sumber daya ikan; 
e. pelaksanaan evaluasi di bidang sumber daya ikan; dan 
f. pelaksanaan tata usaha dan rumah tangga Direktorat.

Direktorat Sumber Daya Ikan terdiri atas: 

a.  Subdirektorat Data dan Statistik Perikanan Tangkap; 
b.  Subdirektorat Sumberdaya Ikan Perairan Umum; 
c.  Subdirektorat Sumberdaya Ikan Laut Teritorial dan Perairan Kepulauan; 
d.  Subdirektorat Sumber Daya Ikan Zona Ekonomi Eksklusif  Indonesia dan Laut Lepas; 
e.  Subdirektorat Evaluasi Pengelolaan Sumberdaya Ikan; dan 
f.   Subbagian Tata Usaha.

Visi Direktorat Sumber Daya Ikan yakni : Pengelolaan Sumber Daya Ikan yang Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Nelayan.

Untuk mewujudkan Visi tersebut, maka misi yang akan dilakukan adalah : (1) mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya ikan secara berkelanjutan, dan (2) pemulihan sumber daya ikan dan lingkungannya.

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengelolaan SDI adalah : (1) Meningkatnya produksi dan produktivitas usaha perikanan tangkap, dan (2) Meningkatnya kesejahteraan nelayan  

Alamat :

Gedung Mina Bahari II Lt. 10

Ditjen. Perikanan Tangkap | Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jalan Merdeka Timur No. 16, Jakarta Pusat 10110, DKI Jakarta

Email : statistiktangkap@yahoo.co.id

Telepon: 021-3500023

Fax: 021-3519133

Website : www.sdi.kkp.go.id

 

Tidak ada komentar
Isi Komentar
 isi 8 digit karakter di sebelah kiri
Pilih bahasa :    

Kumpulan Penelitian EAFM Indonesia

Silakan berpartisipasi dalam EAFM Indonesia dengan memasukkan data dan tulisan Anda.
Kirimkan ke: eafm.id@gmail.com

Panjang pertama kali matang gonad (Lm) beberapa jenis ikan

  • Banyar (2013) : 18,03 FL

  • Barakuda (2013) : F:66.0 FL/ M:60.0 FL

  • Baronang (2013) : 24 cm

  • Bawal Hitam (2013) : 22-24 cm

  • Bawal Putih (2013) : 18 cm

  • Belanak (2013) : 24-26 cm

  • Butana (2013) : 18.0 FL

  • Cakalang (2013) : 40-41.9 cm

  • Gerotgerot (2013) : 40.0 cm

  • Kakap Merah (2013) : 42.9 FL

  • Kakap Putih (2013) : 29-60 cm

  • Kambing kambing (2013) : 14.0 TL

  • Kembung (2013) : 16,89 FL

  • Kepiting Bakau (2013) : 9-10 up CL/301-400 gr

  • Kerang Dara (2013) : M : 2.720-2.950 cm/ F:2.230-3.050 cm

  • Kerapu (2013) : 39 cm

  • Kuniran (2013) : F:13.6-14.3/ M:14.4-15.1 cm

  • Kurau (2013) : F:28.5-29 cm/ M:22.5-24.3 cm

  • Kurisi (2013) : F:15-18 cm

  • Kuwe (2013) : 42.0 SL

  • Layang (2013) : 16,21 FL

  • Layang Deles (2013) : Jantan : 19,6-20,1
    Betina : 19,8-20,3

  • Layaran (2013) : 156-250 cm

  • Lemuru (2013) : 15.0 cm
    Betina: 9,9 (TL)

  • Lencam (2013) : 45.3 cm

  • Mahi-mahi (2013) : 65 cm

  • Mata Tujuh (2013) : M:3.51-4.0/ F:4.01-4.5 cm

  • Pari (2013) : M:59.9-69.1 /F:59.9-69.1 cm

  • Pari Manta (2013) : 380-460 cm

  • Peperek (2013) : 13.0 SL

  • Rajungan (2013) : 7-9 cm (CL)

  • Selar Bentong (2013) : 20,80 FL

  • Selar Kuning (2013) : J: 13,9-14,2
    B: 13,5-13,8 (TL)

  • Slanget (2013) : Jantan : 13,9-14,6
    Betina : 13,1-13,8 (TL)

  • Tembang (2013) : 11,95 FL

  • Tenggiri (2013) : 40-45 cm

  • Teri Jengki (2013) : 6 cm

  • Teripang (2013) : 16 cm,184 gr

  • Tongkol (2013) : 35 cm

  • Tongkol Komo (2013) : 40-65 cm

  • Tongkol Krai (2013) : 29-30 cm

  • Tuna Albakor (2013) : 107.5 cm

  • Tuna Mata Besar (2013) : Jantan : 140,5-151,9
    Betina : 133,5-137,9(FL)

  • Tuna Sirip Biru (2013) : 140 cm

  • Tuna Sirip Kuning (2013) : 137,50 (FL)

Estimasi Potensi Sumberdaya Ikan Keputusan Menteri KP No.45/MEN/2011

O

F

M-F

M

Over Exploited Fully Exploited To Fully-Exp Moderate
Tabel SDI WPP-571
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL F
- Kurau O
- Manyung O
- Kurisi F
- Kuniran F
- Swanggi F
- Bloso F
- Gumalah F
- Kakap merah O(3)
- Pelagis kecil F
- Banyar O
- Kembung O
- D.macarellus F
- D.macrosoma F
- D.ruselli F
- Golok-golok M
Tuna Besar
- Cakalang M
Tabel SDI WPP-572
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL F
- Layur M
- Kurisi F
- Kuniran F
- Swanggi F
- Bloso F
- Gumalah F
- Kakap merah O(4)
- Kerapu O(4)
PELAGIS KECIL O
- Banyar O
- Kembung O
Tuna Besar
- Cakalang M
- Madidihag F
- Mata besar O
Tabel SDI WPP-573
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL M
- Layur M
- Kakap merah F(5)
- Kuwe F(5)
PELAGIS KECIL F
- D.kuroides M
- Lemuru O(6)
Tuna Besar
- Cakalang M
- Albakora F
- Madidihang F
- Mata besar O
- Sbt O
- Cumi-cumi M
Tabel SDI WPP-711
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL F
- Kurau O
- Manyung F
PELAGIS KECIL O
- Banyar F
- Kembung F
- D.macrosoma F
- D.ruselli F
- Cumi-cumi M
Tabel SDI WPP-712
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL F
- Kurisi M(1)
- Kuniran F
- Swanggi M(1)
- Bloso F
- Kakap merah O
- Kerapu O
PELAGIS KECIL O
- Banyar O
- Kembung O
- D.macrosoma O
- D.resulli O
Tabel SDI WPP-713
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL O
- Kakap merah M(2)
- Kerapu M(2)
PELAGIS KECIL O
- Ikan terbang O
Tuna Besar
- Cakalang M
- Madidihang O
- Mata besar F
Tabel SDI WPP-714
Jenis Ikan Status Stok
DEMERSAL F
PELAGIS KECIL F
- D. macarellus M-F
- D.macrosoma M-F
Tuna Besar
- Cakalang M
- Madidihang F
- Mata besar O
- Cumi-cumi M
Tabel SDI WPP-715
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL M
- Kakap merah F
- Kerapu F
PELAGIS KECIL F
- Ikan terbang F
- D.kuroides F
- D.macarellius M
Tuna Besar
- Cakalang M
- Madidihang F
- Mata besar O
Tabel SDI WPP-716
Jenis Ikan Status Stok
DEMERSAL M
- Manyung M
- Kakap merah M
- Kerapu M
- Kuwe M
PELAGIS KECIL M
- D.kuroides M
- D.macarellus M
Tuna Besar
- Cakalang M
- Madidihang F
- Mata besar O
Tabel SDI WPP-717
Jenis Ikan Status Stok
UDANG O
DEMERSAL M
PELAGIS KECIL M
Tuna Besar
- Cakalang M
- Madidihag O
- Mata besar O
Tabel SDI WPP-718
Jenis Ikan Status Stok
UDANG F
DEMERSAL O(*)
- Mayung O
- Kurisi O
- Kuniran O
- Swanggi O
- Bloso O
- Gumalah O
- Kakap merah O
- Ikan lidah F
- Palagis kecil M

Pengunjung

Group Mailing List EAFM Indonesia

Komentar Pengunjung

7 orang
259 orang
1264 orang
11515 orang
Kunjungi kami juga di: